Batik Bali

Khoirul Hudah

Banner

Bali sebagai destinasi yang lengkap dan terintegrasi memiliki objek wisata yang menarik. Tempat Wisata di Bali yang Paling Banyak Dikunjungi seperti Pantai Kuta, Pura Tanah Lot, Pantai Padang Padang, Danau Beratan Bedugul, Garuda Wisnu Kencana, Pantai Lovina, Pura Besakih, Uluwatu, Ubud, Munduk, Kintamani, Amed, Denpasar Art Center, Tulamben, Pulau Menjangan, dan masih banyak lagi.

Sentra kerajinan batik Bali juga berkembang menjadi destinasi wisata, seperti Desa Topati, sekitar 10 menit dari pusat kota Denpasar. Daerah ini dikenal sebagai pusat Batik Bali. Di lokasi ini, juga menawarkan paket pelatihan pembuatan kain yang lengkap, mulai dari mendesain hingga membuat kain batik.

Batik yang merupakan sejenis kain hias dari Indonesia. batik pada awalnya memiliki fungsu untuk digunakan terutama untuk pakaian, namun dengan momentum perkembangan zaman, telah digunakan juga untuk aksesoris interior dan aplikasi fungsional seperti payung motif batik, sepatu motif batik, sandal batik, tas batik, dompet batik, topi batik dan banyak lagi. Pembuatan batik memiliki prospek ekonomi sebagai industri kreatif yang dapat menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Bali sebagai tujuan wisata utama merupakan pasar yang besar bagi berbagai produk batik.

Sejarah Batik Bali

Batik Bali merupakan hasil penyebaran batik dari pulau Jawa. Bali memiliki potensi besar untuk pertumbuhan dan perkembangan kain batik, karena masyarakat Bali dikenal luas dengan kecerdasan tinggi dalam keterampilan artistiknya. Batik Bali dibuat untuk berbagai keperluan seperti upacara adat keagamaan dan kehidupan sehari-hari secara umum, serta memenuhi kebutuhan wisatawan sebagai oleh-oleh.

Sejarahnya batik Bali ada sejak pada tahun 1970-an yang telah dipelopori oleh Pande Ketut Krisna, seseorang yang berasal dari daerah Banjar Tegeha, Desa Batubulan, Sukowati yang termasuk dalam wilayah Kabupaten Gianyar. Saat itu, Ketut Krisna membuat batik masih dengan cara teknik tenun cap dengan alat tenun manual atau biasa disebut dengan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). 

Motif dan Makna Batik Bali

Motif batik Bali, selain kaya ragam hias tradisional dan kreatifitas seni yang kuat, industri pariwisata juga dapat dengan cepat menyerap karya batik, sehingga momentum kreativitasnya sangat cepat dan tinggi. Motif batik Bali divisualisasikan sebagai motif konsep naturalistik, dekoratif dan abstrak yang terinspirasi dari lingkungan alam, budaya Bali dan pengaruh dari luar daerah. Kombinasi motif dari Bali dan Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua juga terjadi di Bali karena banyak seniman pendatang yang aktif di Bali. Berikut motif batik Bali ;

  • Motif Sekar Jagad Bali

Tema Sekar Jagad Bali terinspirasi dari tema Jawa Sekar Jagad. Komposisi Motif Sekar Jagad jagad terdiri dari berbagai motif bunga (sekar) dan tumbuhan (jagad) lainnya dari dunia, sehingga motif ini mengandung keindahan dan makna keindahan. Ada yang percaya bahwa motif Sekar Jagad sebenarnya berasal dari kata ‘kar jagad’ yang berasal dari bahasa Jawa kar artinya kartu dan jagad berarti dunia. jadi motif ini melambangkan tentanf keragaman di seluruh penjuru dunia.

Banner

  • Motif Teratai Banji

Motif ini mencakup tiga motif utama Bali yaitu teratai, banji, dan serbuk sari. Teratai merupakan  tanaman air dengan bunga yang indah. Teratai melambangkan pengetahuan dan kekuatan spiritual, kesucian jiwa, hidup jujur, hidup tanpa mengeluh di air jernih atau keruh. Bunga teratai berarti orang yang hidup di dunia ini hidup dengan baik dan tidak tunduk pada godaan duniawi. Motif Banji atau dikenal juga dengan motif swastika berarti “ini baik”, simbol kesucian, kemakmuran, dan keberuntungan.

  • Motif Poleng Biru

Motif Poleng Biru merupakan motif dengan ornamen kotak-kotak dengan warna biru dan putih. Motif ini terinspirasi dari motif poleng hitam putih yang merupakan bagian dari budaya Bali, yang menjadikan kain polen ini salah satu ikon Bali. Kain batik motif Poleng Biru digunakan tidak hanya untuk keperluan suci agama, tetapi juga untuk urusan duniawi atau duniawi. Hal ini juga berlaku untuk kesenian Bali seperti drama, drama tari dan wayang.

Demikian ulasan singkat mengenai batik Bali.  semoga memberikan kebermanfaatan dan menambah wawasan pengetahuan untuk kalian semua. Jaga Kesehatan dan selalu optimis dalam menjalani kehidupan. Sukses Selalu…

Artikel Lainnya

Bagikan:

Khoirul Hudah

Seorang profesional dengan keahlian di bidang Hubungan Masyarakat, Penulisan Konten, Komunikasi Pemasaran, dan Spesialis Media Sosial.

Leave a Comment