{"id":5365,"date":"2023-11-28T09:28:07","date_gmt":"2023-11-28T09:28:07","guid":{"rendered":"https:\/\/batikprabuseno.com\/artikel?p=5365"},"modified":"2023-11-28T09:28:32","modified_gmt":"2023-11-28T09:28:32","slug":"sejarah-motif-batik-geblek-renteng-dari-kulon-progo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/edukasi\/sejarah-motif-batik-geblek-renteng-dari-kulon-progo\/","title":{"rendered":"Sejarah Motif Batik Geblek Renteng, dari Kulon Progo"},"content":{"rendered":"\n<p>Kulon Progo terletak di bagian barat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Seperti dengan daerah di Yogyakarta, Kulon Progo kaya akan budaya dan tradisi. <\/p>\n\n\n\n<p>Masyarakatnya masih mempertahankan nilai-nilai tradisional dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, termasuk seni, dan budaya. Salah satunya kesenian batik yang terus dipertahankan.<\/p>\n\n\n\n<p>Batik Geblek Renteng merupakan salah satu batik khas Kulon Progo, yang terinspirasi dari makanan khas Kulon Progo yaitu &#8220;Geblek&#8221;. Geblek sendiri merupakan makanan yang terbuat dari singkong.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan kata &#8220;Renteng&#8221; berasal dari bahasa Jawa yang bermakna berkaitan. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"gb-headline gb-headline-f3f66da9 gb-headline-text\">Asal-Usul Batik Geblek Renteng<\/h2>\n\n\n\n<p>Terciptanya batik Geblek Renteng berawal dari sebuah perlombaan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo pada 1 Febuari 2012. Yang diikuti 304 peserta dan menghasilkan 392 motif batik.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan diadakan perlombaan ini untuk memunculkan motif batik khas Kulon Progo guna memperkaya nuansa batik Kulon Progo, dan menjadi jati diri batik Kulon Progo.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari 392 motif terpilih lah 6 motif batik yang masuk ke dalam nominasi, salah satunya motif Batik Geblek Renteng. Berdasarkan penilaian juri motif Batik Geblek Renteng menjadi nominatur motif batik terbaik.<\/p>\n\n\n\n<p>Terpilih nya motif Batik Geblek, salah satunya karena filosofi bentuk geometris angka 8 yang terdapat di dalam motif batik dengan makna bahwa Kulon Progo memiliki jumlah desa dan kelurahan yang berjumlah 88.<\/p>\n\n\n\n<p>Semenjak saat itu motif Batik Geblek mulai dipasarkan kepada masyarakat dan menjadi ikon batik Kulon Progo.<\/p>\n\n\n\n<p>Ingin memiliki baju dengan motif batik tradisional dari Kulon Progo atau\u00a0<a href=\"https:\/\/batikprabuseno.com\/artikeledukasi\/5-macam-motif-batik-khas-yogyakarta-dan-maknanya\/\">motif batik dari Yogyakarta<\/a> lainnya? Yuk, kunjungi <a href=\"https:\/\/katalog.batikprabuseno.com\/\" title=\"katalog Prabuseno\">katalog Prabuseno<\/a> dan miliki koleksi terbarunya!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kulon Progo terletak di bagian barat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Seperti dengan daerah di Yogyakarta,<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":5366,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[105],"tags":[],"class_list":["post-5365","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-edukasi","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5365","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5365"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5365\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5367,"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5365\/revisions\/5367"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5366"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5365"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5365"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5365"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}