{"id":5496,"date":"2023-12-14T15:49:18","date_gmt":"2023-12-14T15:49:18","guid":{"rendered":"https:\/\/batikprabuseno.com\/artikel?p=5496"},"modified":"2023-12-14T15:49:28","modified_gmt":"2023-12-14T15:49:28","slug":"mengenal-batik-batik-dari-pesisir-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/edukasi\/mengenal-batik-batik-dari-pesisir-indonesia\/","title":{"rendered":"Mengenal Batik-Batik dari Pesisir Indonesia"},"content":{"rendered":"\n<p>Indonesia kaya akan budaya, salah satu budaya tak benda yang sudah diakui UNESCO adalah batik. Selain batik keraton, Indonesia juga memiliki batik persisir atau yang biasa disebut batik tepi laut.<\/p>\n\n\n\n<p>Batik persisir sendiri berkembang di masyarakat persisir pantai atau di luar benteng keraton, yang dipengaruhi oleh budaya asing seperti Arab, Cina, dan India di setiap motif batiknya.<\/p>\n\n\n\n<p>Berbeda dengan <a href=\"https:\/\/batikprabuseno.com\/artikeledukasi\/mengenal-5-motif-batik-yang-hanya-dipakai-keluarga-kerajaan-di-indonesia\/\" title=\"batik keraton \">batik keraton <\/a>Indonesia lainnya, batik pesisir lebih diutamakan sebagai barang ekonomi yang diperdagangkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam perkembangannya batik pesisir mulai dikenal luas pada awal abad ke-19, saat para pedagang Indo-Belanda datang. Lalu, apa saja motif-motif batik persisir yang tekenal dan daerah-daerah yang menjadi komoditasnya? Berikut ulasannya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"gb-headline gb-headline-7d9d90fb gb-headline-text\">Sejarah Batik Pesisir<\/h2>\n\n\n\n<p>Batik pesisir berasal dari kota-kota di pesisir pantai, seperti Cirebon, Indramayu, Semarang, Pekalongan, hingga Madura. <\/p>\n\n\n\n<p>Awalnya batik hanya boleh digunakan oleh kalangan keraton saja, namun berkembangnya  jaman masyarakat diperbolehkan menggunakan batik dengan motif-motif tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada awal abad ke-19, bisnis testil India di Indonesia mengalami kemunduran, yang membuat konsumen beralih ke kain batik. Pengusaha Indo-Belanda mengambil peran dalam usaha pembatikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Bukan hanya pengusaha Indo-Belanda saja, pengusaha Cina dan Arab pun mengambil peran. Maka tidak heran jika batik pesisir memiliki motif yang berbeda dengan batik keraton pada umumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ciri khas batik pesisir dapat dilihat dari motif yang menjadi simbol akulturasi budaya Indonesia dengan budaya asing seperti menerapkan motif naga, kapal, kaligrafi dan juga motif-motif yang mewakili ciri khas lingkungan pesisir.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"gb-headline gb-headline-3f679753 gb-headline-text\">Motif Batik Pesisir Indonesia<\/h2>\n\n\n\n<p>Batik pesisir memiliki sejarah yang kaya dan dipengaruhi oleh budaya setempat, perdagangan laut, dan interaksi dengan budaya asing. Berikut beberapa motif batik pesisir Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-fa41fb14 gb-headline-text\"><strong>1. Motif Jlamprang Pekalongan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"680\" height=\"382\" src=\"https:\/\/batikprabuseno.com\/artikelwp-content\/uploads\/2023\/12\/Batik-Jlamprang-Pekalongan.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5498\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Batik-Jlamprang-Pekalongan.jpg 680w, https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Batik-Jlamprang-Pekalongan-300x169.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 680px) 100vw, 680px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Motif batik Jlamprang dipengaruhi oleh perkembangan agama Hindu dan Buddha di pesisir  Pekalongan, biasanya kain batik ini digunakan untuk melakukan upacara keagamaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Makna dari motif batik Jlamprang sendiri adalah hubungan baik antara dua dunia, yaitu dunia manusia dan dunia dewa.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, masuknya Islam ke Indonesi motif batik Jlamprang pun sedikit mengalami perubahan dari motifnya. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-577b5508 gb-headline-text\">2. Motif Batik Buketan<\/h3>\n\n\n\n<p>Motif batik Buketan merupakan salah satu alkurturasi budaya Cina dengan Indonesia motif ini menampilkan bunga-bunga yang dirangkai. Nama buketan sendiri diambil dari kata <em>bouquet<\/em>\u00a0 dalam Bahasa Belanda yang artinya &#8220;rangkaian bunga&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p>Motif ini berwarna cerha, bukan hanya bunga, terkadang ada juga yang yang di dominasi gambar kupu-kupu, motif batik Buketan tidak hanya ada di Pekalongan tetapi kita bisa menemukannya di daerah pesisir lainnya seperti Bali.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-d3116f3d gb-headline-text\">3. Motif <strong>Batik Basurek<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"600\" src=\"https:\/\/batikprabuseno.com\/artikelwp-content\/uploads\/2023\/12\/Batik-Arab-Bengkulu-1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5499\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Batik-Arab-Bengkulu-1.jpg 800w, https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Batik-Arab-Bengkulu-1-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Batik-Arab-Bengkulu-1-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Motif batik besurek berasal dari Bengkulu, motif ini dipengaruhi budaya arab karena dari motifnya terdapat kaligrafi Arab. Dalam perkembangan jaman motif-motif tersebut dimodifikasi dengan menambahkan ikon Bengkulu lainnya, seperi; bunga raflesia, bunga kibut, dan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-c9f87e54 gb-headline-text\">4. Motif Batik Lasem<\/h3>\n\n\n\n<p>Batik Lasem merupakan salah satu batik yang dipengaruhi budaya Cina, motif yang paling terkenal adalah motif burung Hong, selain itu motif batik Lasem juga identik dengan warna merah.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, itulah beberapa motif batik pesisir Indonesia yang dipengaruhi budaya luar. Ingin memiliki pakaian batik dengan motif yang indah? Yuk, kunjungi\u00a0<a href=\"https:\/\/katalog.batikprabuseno.com\/\">katalog Prabuseno<\/a>\u00a0dan miliki koleksi batik terbarunya!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Indonesia kaya akan budaya, salah satu budaya tak benda yang sudah diakui UNESCO adalah batik.<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":5500,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[105],"tags":[],"class_list":["post-5496","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-edukasi","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5496","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5496"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5496\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5501,"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5496\/revisions\/5501"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5500"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5496"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5496"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5496"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}