<br />
<b>Warning</b>:  Undefined array key "uniqueId" in <b>/home/batikprabuseno/htdocs/www.batikprabuseno.com/artikel/wp-content/plugins/generateblocks/includes/blocks/class-container.php</b> on line <b>997</b><br />
{"id":5521,"date":"2023-12-16T09:00:21","date_gmt":"2023-12-16T09:00:21","guid":{"rendered":"https:\/\/batikprabuseno.com\/artikel?p=5521"},"modified":"2023-12-16T09:00:33","modified_gmt":"2023-12-16T09:00:33","slug":"4-motif-batik-tutur-blitar-berserta-maknanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/edukasi\/4-motif-batik-tutur-blitar-berserta-maknanya\/","title":{"rendered":"4 Motif Batik Tutur Blitar Berserta Maknanya"},"content":{"rendered":"\n<p>Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang kaya akan makna dan keindahan. Salah satu varian yang patut disoroti adalah Batik Blitar, sebuah karya seni tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya kota ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Prestasi Batik Blitar tidak hanya di tingkat lokal. Tetapi sudah mencapai internasional, seperti pada tahun 2022 salah satu pembasket dunia Justin Holiday menggunakan Batik Blitar dan mempostingnya di akun Instagram pribadi miliknya. <\/p>\n\n\n<div class=\"gb-container gb-container-\">\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"600\" src=\"https:\/\/batikprabuseno.com\/artikelwp-content\/uploads\/2023\/12\/justin-holiday-batik-blitar.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5526\" style=\"width:686px;height:auto\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/justin-holiday-batik-blitar.jpeg 600w, https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/justin-holiday-batik-blitar-300x300.jpeg 300w, https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/justin-holiday-batik-blitar-150x150.jpeg 150w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Sumber foto Instagram Justin Holiday <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n<\/div>\n\n\n<p>Adanya <a href=\"https:\/\/batikprabuseno.com\/artikeledukasi\/sejarah-batik-blitar-dan-perbedaanya-dengan-batik-di-jawa-lainnya\/\" title=\"Batik Blitar\">Batik Blitar<\/a> ke ajang intenasional telah menjadi wujud apresiasi terhadap keindahan dan keunikan batik sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu apa saja motif batik tutur  Blitar? Berikut penjelasnnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"gb-headline gb-headline-3a19be9c gb-headline-text\">4 Motif Batik Tutur Blitar <\/h2>\n\n\n\n<p>Batik Tutur Blitar dikenal dengan motif-motif yang mencerminkan kehidupan sehari-hari, alam, dan kepercayaan lokal. Warna-warna yang dipilih juga memiliki makna simbolis, menciptakan harmoni yang memesona dalam setiap karya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-9fa5aa9c gb-headline-text\">1.Motif Batik Tutur Awu Nanas<\/h3>\n\n\n\n<p>Motif Batik Tutur Awu Nanas, terdiri dari motif utama seperti gambar gajah, burung, dan juga macan. Sedangkan untuk motif selingan biasanya berupa tumbuh-tumbuhan seperti bunga, dan juga <em>suket teki<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk makna yang terkandung di motif Batik Tutur Awu Nanas adalah sebagai seorang manusia, haruslah pandai dalam memahami gejala alam.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-bb9a99cd gb-headline-text\">2.Motif Batik Tutur Celeret Dubang<\/h3>\n\n\n\n<p>Motif Batik Tutur Celeret Dubang, terdiri dari motif utama seperti gambar kuda, burung emprit, dan juga gajah. Dan untuk motif selingan biasanya berupa bunga melati, bunga turi, sedangkan untuk motif isian berupa garis-garis lurus.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk makna yang terkandung di motif Batik Tutur Celeret Dubang adalah sebagai tanda orang besar dan makmur (sentosa). Jika jadi pemimpin hendaklah selalu berbuat baik, jangan pernah membuat rakyat kecil susah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-cd8ceee1 gb-headline-text\">3.Motif Batik Tutur Gambir Sepuh<\/h3>\n\n\n\n<p>Motif Batik Tutur Gambir Sepuh terdiri dari motif utama seperti gambar kuda, naga, burung, dan api. Sedangkan untuk motif selingan biasanya berupa bunga melati, bunga dadap, dan <em>rambatan<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"429\" src=\"https:\/\/batikprabuseno.com\/artikelwp-content\/uploads\/2023\/12\/batik-tutur-gambir-sepuh.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5527\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/batik-tutur-gambir-sepuh.jpg 640w, https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/batik-tutur-gambir-sepuh-300x201.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Koleksi Dewan Kesenian Kab.Blitar (Foto: Rahmanto Adi, Desember 2016)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Makna Batik Tutur Gambir Sepuh adalah semua pekerjaan dan cita-cita luhur harus bisa<br>menjaga perasaan antar sesama, supaya bisa kuat dan membuat makmur (sentosa). <\/p>\n\n\n\n<p>Serta menjadi orang tua, guru, dan orang yang lebih tua dalam pengalaman, harus bisa jadi<br>contoh teladan bagi anak-anaknya, agar kelak bisa menjadi anak yang berguna.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-cc91c023 gb-headline-text\">4.Motif Batik Jalu Watu<\/h3>\n\n\n\n<p>Motif Batik Jalu Watu terdiri dari motif utama seperti gambar bunga melati, bunga <em>rambatan <\/em>dan burung <em>emprit<\/em>. Sedangkan untuk motif selingan biasanya berupa <em>suket teki<\/em>, bunga dadap, dan bunga turi.<\/p>\n\n\n\n<p>Makna Motif Batik Jalu Watu adalah orang yang terlihat miskin ternyata kaya harta dan memiliki sopan santun, semua tindakan dan pemikirannya mampu mewujudkan kepintaraan yang sejati. Sebagai pengingat kita agar tidak menyombongkan diri.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah itulah 4 ragam motif Batik Tutur Blitar berserta maknanya. Ingin memiliki pakaian motif batik?Yuk, kunjungi\u00a0<a href=\"https:\/\/katalog.batikprabuseno.com\/\">katalog Prabuseno<\/a>\u00a0dan miliki koleksi batik terbarunya!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang kaya akan makna dan keindahan. Salah satu varian yang<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":5525,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[105],"tags":[],"class_list":["post-5521","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-edukasi","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5521","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5521"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5521\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5528,"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5521\/revisions\/5528"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5525"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5521"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5521"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.batikprabuseno.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5521"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}